Home / Berita Umum / 4,6 Juta Kendaraan Melintasi Daerah Sleman

4,6 Juta Kendaraan Melintasi Daerah Sleman

4,6 Juta Kendaraan Melintasi Daerah Sleman – Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman memperkirakan 4, 6 juta kendaraan masuk lokasi Sleman sepanjang arus mudik serta libur Lebaran 2018. Perkiraan jumlah itu bertambah dibanding 2 th. paling akhir.

” Kami perkiraan 4, 6 juta kendaraan melewati lokasi Sleman. Naik 3 % dibanding th. 2017 sejumlah 4, 2 juta kendaraan, ” kata Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Mardiyana pada wartawan, Rabu (13/6/2018).

Rinciannya, kendaraan roda dua diprediksikan naik 2 % dibanding th. lantas. Dari 2, 6 juta jadi 2, 7 juta di th. itu. Sedang untuk kendaraan roda empat dari 1, 5 juta unit jadi 1, 6 juta unit atau naik 4 %.

Sedang pada th. 2016, jumlah kendaraan roda dua yang melewati Sleman waktu mudik Lebaran sejumlah 1, 4 juta unit, lalu kendaraan roda empat 2, 5 juta.

Mardiyana menyebutkan jumlah kendaraan pemudik masuk Sleman diperkirakan bertambah lantaran aspek geografis Sleman ada di utara DIY yang dilintasi beberapa jalur paling utama nasional serta propinsi.

” Sleman jadi pintu gerbang untuk pemudik serta wisatawan mendatang ke DIY ataupun Sleman sendiri. Baik dari Solo, Magelang, serta Purworejo ini lewat Sleman seluruhnya, ” tuturnya.

Dinas Perhubungan juga sudah memetakan enam jalur riskan macet waktu mudik serta libur Lebaran. Yaitu simpang empat Tempel, jalan Magelang segi utara fly over Jombor, jalan Wates km 5 Pasar Gamping, jalan ringroad utara simpang empat Kentungan, simpang tiga Maguwoharjo serta simpang tiga Bandara Adisutjipto, dan jalur lokasi Candi Prambanan.

” Kami berbarengan kepolisian telah mempersiapkan skema rekayasa jalan raya bila berlangsung kemacetan. Kelak kondisional lihat keadaan di lapangan, ” paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan serta Lokasi Permukiman Kabupaten Sleman, Sapto Winarno, menyampaikan ada tiga jalur alternatif untuk menghadapi kemacetan jalan raya waktu mudik Lebaran itu.

Tiga jalur alternatif yang disediakan yaitu Jalan Wates-Tempel lewat Tempel, Balangan-Moyudan sampai tembus di Jalan Wates. Lalu jalur alternatif Prambanan-Tempel lewat Prambanan, Proliman-Kalasan-Ngemplak ; Simpang Tiga Besi, Pakem, Pulowatu, Turi ; Simpang Empat Turi, Sedogan, serta Tempel.

Dan jalur alternatif Prambanan-Gading yaitu lewat Kecamatan Prambanan sampai tembus di Desa Gading, Kecamatan Playen, Gunungkidul. ” Semua jalur alternatif dalam keadaan relatif baik untuk dilewati, ” katanya

About admin