Home / Berita Umum / Di Yogyakarta, Peluang Joko Widodo-Ma’ruf Amin Serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Di Yogyakarta, Peluang Joko Widodo-Ma’ruf Amin Serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

Di Yogyakarta, Peluang Joko Widodo-Ma’ruf Amin Serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno – Dua tim calon presiden sekarang berkompetisi memenangi hati penduduk Yogyakarta untuk Pemilu pada 17 April 2019 akan datang, yaitu tim Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin serta tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dua calon presiden ini menyambangi Yogyakarta serta berorasi politik di GOR Kridosono. Jokowi hadir ke Yogyakarta pada 23 Maret 2019 lantas dengan tindakan deklarasi Alumni Jogja SATUkan Indonesia. Ia hadir ke GOR Kridosono dengan mengendarai sepda onthel. Pesan dalam orasi politiknya yaitu supaya semua pihak memerangi hoax. Sesaat kampanye Prabowo dalam tempat yang sama pada 8 April 2019 adalah kampanye yang semangat. Prabowo berpidato mengenai tentara serta polisi yang masih tetap aktif supaya netral. Laganya menggebrak meja tribune waktu berpidato juga jadi viral serta diterima dengan semangat oleh pendukungnya. Bagaimana peta kemampuan dua calon itu di DIY? Apa beberapa faktor pahlawan kemenangan mereka di daerah ini?

TKD DIY targetkan 70 % nada: sasar swing voters, Jokowi dididik di Yogya, sampai usaha tangkal hoax Team Kampanye Daerah Konsolidasi Indonesia Kerja Daerah Spesial Yogyakarta (TKD KIK) DIY meyakini Capres-cawapres nomer urut 01 Joko Widodo -Ma’ruf Amin menang di DIY. TKD membidik nada untuk Joko Widodo serta Ma’ruf Amin di DIY sebesar 70 %. “Tujuan Kita untuk DIY 70 %,” tutur Ketua Team Kampanye Daerah Konsolidasi Indonesia Kerja Daerah Spesial Yogyakarta (TKD KIK DIY), Bambang Praswanto, waktu dihubungi Kompas.com, Rabu (10/04/2019) Hasil dari survey internal sekarang ini tempat spesial di DIY telah ada di 62 %. Jumlahnya ini berdasar pada survey bulan Maret 2019 kemarin. TKD DIY membidik nada Joko Widodo-Ma’ruf Amin untuk Kabupaten Kulonprogo 75 %, Kabupaten Sleman 65 %, Kota Yogyakarta lebih dari 70 %, Kabupaten Bantul 70, serta Kabupaten Gunungkidul 65 %. Simak juga: Jokowi: Saya Dididik serta Ditempa di Yogyakarta Hasil dari survey Kota Yogyakarta telah mendekati 69 %, disusul Kabupaten Bantul di atas 60 %. Tiga kabupaten lainnya yaitu Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Sleman serta Kabupaten Gunungkidul diangka seputar 59 %. “Kita di DIY ada 27 daerah penentuan , tempo hari kita analisa ada 12 dapil yang masih tetap di bawah tujuan, nah ini yang kita naikkan. Jadi 12 dapil itu ada di kabupaten/kota ada titik-titik itu (di bawah tujuan),” tuturnya. Bambang Praswanto mengemukakan TKD Joko Widodo-Ma’ruf Amin DIY pun konsentrasi pada swing voters. Hasil dari survey bulan Maret 2019 swing voters kira-kira pada 15 % sampai 17 %. “Swing voters atau yang masih tetap abu-abu ini di Yogya itu detil, golongan milenial serta wanita,” katanya. Dia lihat sebetulnya swing voters di DIY tahu mengenai visi-misi dari semasing capres serta wapres. Akan tetapi mereka akan memastikan pilihanya di hari H pencoblosan.

Pada saat-saat kampanye, khususnya akhir sambungnya team TKD DIY konsentrasi pada swing voter. Beberapa pekerjaan dikerjakan untuk mencapai hati swing voters wanita, dari mulai turun ke pasar-pasar tradisionil, kampung-kampung sampai mengelar beberapa pekerjaan sosial sambil tawarkan visi-misi Joko Widodo-Ma’ruf Amin. “Pergerakan Ibu-ibu serta kelompok-kelompok yang ke pasar, berbelanja serta tawarkan visi-misi sampai sekarang ini masih tetap dikerjakan, bukan sekedar pekerjaan sosial tapi dikemas dengan seni budaya,” tegasnya. Bambang menjelaskan Yogyakarta adalah kota pelajar, hingga banyak generasi muda dari beberapa daerah yang hadir untuk meniti pengetahuan. Karena itu, TKD Joko Widodo-Ma’ruf Amin DIY pun berusaha untuk mencapai hati golongan milenial. Pihaknya masuk ke asrama-asrama mahasiswa dari beberapa lokasi Indonesia yang berada di Yogyakarta serta membuat beberapa pekerjaan sosial serta diskusi. Diantaranya dengan menolong mahasiswa di asrama yang daerahnya terserang musibah alam.

Diluar itu TKD pun memfasilitasi beberapa mahasiswa di luar daerah untuk mendaftarkan ke KPU supaya bisa memakai hak pilihnya. “Tidak hanya mahasiswa, kita pun dekat dengan dosen-dosennya. Dosen-dosen dari perguruan tinggi swasta ataupun negeri itu masuk di Instansi Akademisi Reformasi Indonesia, untuk bagaimana program serta nawacita Pak Jokowi dapat ditranslate dengan baik,” tegasnya. Bambang Praswanto meyakini Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan mencapai kemanangan di DIY. Kepercayaan ini sebab ada banyak unsur yaitu kedekatan dengan sejarah serta emosional pada penduduk Yogyakarta dengan Joko Widodo. “Orang Yogya itu tahu benar siapa Pak Jokowi. Pak Jokowi miliki kedekatan emosional serta kesejarahan dengan orang Yogya, Ikatan emosional sebab sempat kuliah di Yogya, Pak Jokowi pun seringkali ke Yogya,” urainya.

“Penduduk memandang (banner itu) dari kita, sebab di banner itu ada gambarnya pak Jokowi, tetapi dalamnya diplesetkan. Kita gak ingin tahu yang masang siapa, kita copot,” katanya Selain itu Wakil Sekretaris Team Kampanye Daerah Konsolidasi Indonesia Kerja Daerah Spesial Yogyakarta (TKD KIK) DIY, Eko Suwanto memberikan timnya yakin Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan menang di Lima Lima Kabupaten/Kota. “Tidak hanya usaha keras partai, kita pun mengalang kemampuan penduduk ada guru non PNS tentunya, petani, nelayan, wiraswasta dan sebagainya,” kata Eko Suwanto Menurut dia kepercayaan akan menang di semua kabupaten/kota di DIY, sebab partai-partai yang memberi dukungan Joko Widodo-Ma’ruf Amin memiliki prinsip kuat dalam menjaga serta mengawasi kelebihan DIY. Menjaga serta mengawasi kelebihan adalah amanat dari penduduk Yogyakarta.

About admin