Home / Berita Umum / Helmi Jadi Salah Satunya Korban Meninggal Tragedi Viaduk Di Surabaya

Helmi Jadi Salah Satunya Korban Meninggal Tragedi Viaduk Di Surabaya

Helmi Jadi Salah Satunya Korban Meninggal Tragedi Viaduk Di Surabaya – Situasi rumah duka Helmi Surya Wijaya (13), diselimuti rasa sedih yang dalam. Helmi jadi salah satunya korban meninggal tragedi viaduk di Surabaya, Jumat (19/11) malam. Banyak tetangga serta kerabat yang melayat ke rumah duka.

Lantunan ayat suci Alquran dibacakan beberapa pelayat. Beberapa pelayat terlihat bergantian menyalati jenazah Helmi. Proses pemakaman jenazah Helmi diwarnai tangis haru dari pihak keluarga. Pelajar SMPN 44 Surabaya itu pergi untuk selamanya.

Sang bapak, Achmad Harianto (63), tidak menyangka pamit Helmi untuk melihat drama kolosal Surabaya Membara jadi sinyal perpisahan. Didapati selesai pemakaman, Achmad cuma dapat kembali kenang figur anak ketiganya itu.

“Helmi itu anaknya penurut serta baik tetap menolong orangtua, belum pernah menyanggah,” tutur Achmad di kediamannya di Jalan Karang Tembok, Kota Surabaya, Sabtu (10/11).

Achmad bercerita, Helmy sudah sempat berpamitan untuk melihat drama kolosal Surabaya Membara. Karena, ingin tahu dengan pagelaran itu serta ingin memperingati Hari Pahlawan.

“Bapak, saya pamit, tonton acara drama kolosal Surabaya Membara, peringati malam 10 November di Tugu Pahlawan,” kata Achmad menirukan pamit paling akhir anaknya itu.

Diluar itu, menurut Achmad, Helmi sudah sempat bicara yang tidak logis pada kakaknya yang bernama Herlin Wijayanti. Waktu itu, Helmi minta keluarga untuk tidak mengangisinya waktu wafat terlebih dulu.

“Mbak jika saya (Helmi) wafat janganlah ditangisi ya, ikhlas saja. Katakan sama bapak serta ibu,” narasi Achmad.

Helmi wafat sesudah terbawa kereta yang melewati viaduk di Jalan Pahlawan, depan Kantor Gubernur Jawa Timur. Waktu itu, banyak masyarakat yang duduk serta berdesakan diatas viaduk untuk melihat drama kolosal Surabaya Membara dengan topik Gubernur Suryo.

Tidak hanya Helmi, ada dua masyarakat yang lain yang wafat karena peristiwa nahas ini. Dua orang itu wafat sesudah terjatuh dari atas viaduk. Mereka ialah Erikawati (9) serta Bagus Ananda (17).

Panitia acara sudah sempat menyarankan masyarakat untuk turun dari atas viaduk. Karena, panitia tidak sempat mengarahkan masyarakat tempati viaduk menjadi tempat melihat. Akan tetapi, sayang imbauan itu tidak diindahkan.

About admin