Home / Uncategorized / Hendak Transaksi, Seorang Pengedar Narkoba Diringkus Polisi

Hendak Transaksi, Seorang Pengedar Narkoba Diringkus Polisi

Hendak Transaksi, Seorang Pengedar Narkoba Diringkus Polisi – Seseorang buruh diamankan petugas di Jalan Bukit Tunggul V, Kelurahan Kayuringin, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Tersangka Ali Rosa (23) dibekuk waktu juga akan lakukan transaksi narkoba dengan calon pembelinya.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 1 bungkus plastik klip ukuran kecil sabu seberat 0, 44 gr serta 15, 30 gr, lalu 2 bungkus plastik yang berisikan ekstasi warna coklat sejumlah 50 butir juga diamankan dirumah tersangka di Jakarta Utara.

”Pelaku seseorang bandar narkoba, yang lumayan lama mengedarkan sabu serta ektasi di Jakarta serta Bekasi, ” kata Kepala Sub Sisi (Kasubbag) Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Erna Ruswing Andari. Sedang, kata dia, pemasoknya ‘Bere’ masih tetap jadi buronan.

Erna menerangkan, tertangkapnya tersangka bermula dari info orang-orang yang mengatakan juga akan terjadinya transaksi narkoba di Kayuringin dengan ciri–ciri yang sudah dijelaskan. Lalu petugas merapat ke tempat untuk lakukan pengecekan ke tempat.

Setibanya petugas di tempat, kata dia, petugas merasakan seseorang pria yang mencurigakan seperti info itu. Setelah itu, petugas lakukan penangkapan serta lakukan penggeledahan. ”Dari badan Ali, petugas mengamankan 0, 44 gr sabu, ” katanya.

Bukan sekedar disitu, petugas lalu menginterogasi tersangka serta mengaku menaruh tanda bukti di tempat tinggalnya. Petugas lalu membawa tersangka tempat tinggalnya yang ada di Jalan Cilincing Lama RT 10/4, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

”Di tempat tinggal tersangka kami temui 15, 30 gr sabu serta 50 butir ektasi siap edar yang disimpan dalam speker aktif, ” tuturnya. Berdasar pada keterengan tersangka, narkoba itu diperoleh dari seseorang bandar besar bernama Bere seharga Rp 20 juta dengan jumlah narkoba yang diamankan.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur, AKP Yusron memberikan, sekarang ini tim tengah disebar untuk membekuk pemasoknya yaitu Bere. Menurut dia, Bere adalah bandar besar yang sering memasok pelangganya. ”Bere telah masuk DPO kami, keberadaanya tengah kita mencari, ” tuturnya.

Saat ini, tersangka mendekam di Mapolsek Bekasi Timur untuk mempertanggungjawabkan perbutanya. Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) serta atau pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 th 2009 mengenai Narkotika dengan ancaman hukuman 20 th. penjara.

About admin