Home / Berita Umum / Ironis! Mayat Pria di Mojokerto Ini Baru Ditemukan Setelah 4-5 Hari Tewas

Ironis! Mayat Pria di Mojokerto Ini Baru Ditemukan Setelah 4-5 Hari Tewas

Ironis! Mayat Pria di Mojokerto Ini Baru Ditemukan Setelah 4-5 Hari Tewas – Seseorang pria diketemukan wafat di kebun pisang Dusun/Desa Sedati, Ngoro, Mojokerto. Sayangnya, mayat korban baru diketemukan sehabis 4-5 hari wafat. Meskipun sebenarnya, area tewasnya korban cukuplah dekat dengan permukiman masyarakat.

Mayat pria ini diketemukan dalam keadaan tengkurap di tanah. Badan korban telah membusuk dikerubuti belatung. Cuma celana panjang warna krem yg menempel di tubuhnya.

Mayat pria ini diketemukan dalam sebuah kebun pisang punya orang tuanya. Jarak mayat cuma kurang lebih 2 mtr. dari sumur. Sesaat dari permukiman masyarakat cuma berjarak kurang lebih 15-20 mtr..

Area penemuan mayat korban memunculkan ketidak-pasan. Bagaimana tidak, mayat pria ini baru diketemukan sehabis kondisinya membusuk. Meskipun sebenarnya, area tewasnya korban di kebun yg relatif terbuka, dan dekat dengan permukiman masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery mengemukakan, korban merupakan Koderi (40), masyarakat Dusun/Desa Sedati. Mayat korban malahan kali pertama diketemukan oleh Mislan (65), ketua RT yang tetangga korban kurang lebih jam 15.00 WIB. Kala itu Mislan kebetulan tengah melalui di pekarangan keluarga korban.

“Korban disangka depresi serta seringkali menganiaya ibu kandungnya,” kata Fery, Senin (3/12/2018).

Hingga sampai sekarang ini Fery belum juga dapat pastikan pemicu kematian Koderi. Mayat korban dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek buat diautopsi.

“Pemicu kematiannya kita nantikan hasil visum,” terangnya.

Kapolsek Ngoro Kompol Gatot Wiyono memberikan, Koderi diperhitungkan udah wafat mulai sejak 4-5 hari yg saat lalu. Menurutnya, mayat Koderi baru diketemukan karena ibu korban telah tua. Sesehari korban cuma tinggal dengan ibunya.

Tidak hanya itu, Koderi disangka menyandang masalah jiwa. Korban kerapkali mengamuk kala lihat orang asing masuk ke pekarangan tempat tinggalnya. Perihal ini lah yg disangka membuat mayat korban baru diketemukan sehabis wafat saat 4-5 hari.

“Bila ada orang masuk ke pekarangannya mengamuk ia. Dua hari sekali minum obat sesak nafas sejumlah satu genggam,” pungkasnya.

About admin