Home / Uncategorized / Pemusnahan Barang Ilegal Dilakukan Bea Cukai Mataram

Pemusnahan Barang Ilegal Dilakukan Bea Cukai Mataram

Pemusnahan Barang Ilegal Dilakukan Bea Cukai Mataram – Dalam rencana mobilisasi fungsinya sebagai Community Protector, Bea Cukai Mataram mulai sejak th. 2016 sampai 25 September 2017 sudah melaksanakan penindakan kepada 4. 506 unit telephone genggam (mobile phone) , serta tablet ilegal. Mobile phone serta tablet itu sebagian besar sebagai barang bawaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang datang lewat Bandara Internasional Lombok serta sebagian kembali sebagai barang kiriman pos.

Penindakan atas barang itu dipicu tdk sanggup penuhi aturan izin import sesuai sama Aturan Menteri Perdagangan No 82/M-DAG/PER/12/2012 seperti dirubah paling akhir dengan Aturan Menteri Perdagangan No 41/M-DAG/PER/5/2016.

Kepala Kantor Bea Cukai Mataram Himawan Indajono mengutarakan, dari jumlah itu, jumlah 635 unit sudah di kerjakan oleh yang miliki barang lewat langkah di ekspor kembali, 152 unit sudah diputuskan menjadi Barang Dikuasai Negara, serta 1. 822 unit sudah diputuskan menjadi Barang yang Jadi Punya Negara buat mendapatkan kesepakatan pemusnahannya oleh Menteri Keuangan.

“Kali ini, Bea Cukai Mataram mengerjakan pemusnahan atas 610 unit mobile phone serta tablet, dan banyak barang yang lain hasil penindakan dibidang kepabeanan serta cukai, misalnya kosmetik serta obat-obatan, minuman terkandung alkohol, senjata tajam, sextoys, busana sisa, alat kesehatan, benih serta tanaman, serta rokok, ” ungkap Himawan dalam pernyataan tercatat yang diantar ke SINDOnews, Rabu (27/9/2017) .

Kerjaan pemusnahan ini dijalankan beserta lembaga tehnis perihal, salah satunya Dinas Perdagangan Propinsi NTB, Dinas Tenaga Kerja serta Transmigrasi Propinsi NTB, Tubuh POM, Karantina Pertanian, Angkasa Pura, Dinas Lingkungan Hidup, KPKNL Mataram, Kantor Pos, BP3TKI, dan Kepolisian serta TNI.

“Kegiatan yang teratur dijalankan menjadi bentuk pertanggungjawaban atas kerjaan pengawasan yang sudah dijalankan oleh Bea Cukai Mataram, ” papar Himawan.

Teristimewa buat mobile phone serta tablet sebagai perhatian teristimewa di lokasi propinsi NTB, Himawan memaparkan, bahwa mulai sejak th. 2016 pihak Bea Cukai Mataram sudah bersinergi dengan BP3TKI Mataram buat memberikannya pengenalan terhadap calon TKI terkait aturan penampilan mobile phone serta tablet dari luar negeri.

Tidak cuman itu, media pengenalan berbentuk banner juga sudah di sediakan pada Terminal Keberangkatan serta Kehadiran Internasional Bandara Internasional Lombok buat memberikannya info terhadap beberapa TKI supaya tdk membawa mobile phone serta tablet yang lebih dari aturan dari luar negeri.

About admin