Polda Jatim Tangkap Tiga Oknum Penjual Benih Jagung Bersubsidi

Polda Jatim Tangkap Tiga Oknum Penjual Benih Jagung Bersubsidi – Satgas Pangan Polda Jawa timur tangkap tiga pelaku penjual benih jagung bersubsidi. Benih itu ditukar dengan paket serta merk baru. Dari jagung Hibrida Bisi 228 jadi jagung hibrida Bisi 18.

Polisi menyelamatkan tiga aktor yang ketiganya mempunyai peranan yang berlainan. Mereka ialah Bayu jadi pemasaran serta Afandi jadi pemodal. Ke-2 aktor itu adalah masyarakat Kediri. Sesaat satu aktor lain ialah Rozi. Peranan Rozi dalam masalah ini ialah jadi penyuplai atau yag mencari benih jagung.

Direskrimsus Polda Jawa timur Kombes Akhmad Yusep Gunawan menjelaskan pihaknya mengambil alih 1.060 kg jagung subsidi. Jagung subsidi yang harusnya diberikan gratis, di jual aktor dengan online serta off line seharga Rp 28 ribu per kg.

“Masalah ini semenjak April 2019. Tanda bukti 1.060 kg jagung subsidi yang disiapkan aktor. Tiga terduga kita kerjakan tangkap paksa, serta penahanan untuk usaha penyelidikan,” kata Yusep yang adalah Ketua Satgas Pangan Polda Jawa timur waktu launching di Mapolda Jawa timur Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (2/4/2019).

“Modus operandi dengan merubah paket serta jual ke warga. Jika harga subsidi ya gratis, tidak ada cost. Lalu diperjual-belikan aktor pada warga yang tidak memahami. Modusnya ganti paket, dengan pengemasan itu lebih laris di market,” paparnya.

Selain itu, polisi masih mengincar satu terduga berinisial SW. Dalam keterangannya, Rozi atau penyuplai akui mendapatkan jagung dari SW. Dari penjualan benih jagung ini, aktor juga mempunyai omzet juta-an rupiah.

Yusep memberikan tambahan terdapatnya penyimpangan penjualan benih jagung ini, di kuatirkan dapat mempunyai efek lain. Masalahnya jagung adalah pakan ternak ayam. Sesaat bila suplai pakannya terganggu, pasti memengaruhi suplai ayam sampai telur di warga.

Selain itu, Pada Dinas Pertanian Hadi Sulistyo memberikan tambahan memang benar ada ketentuan spesial yang melarang penjualan jagung bersubsidi. Sampai kini, pihaknya sudah lakukan tahapan-tahapan sebelum bagikan jagung subsidi ini.

Di peluang yang sama, polisi mengambil alih 1.060 kg benih jagung Hibrida Bisi 18, 466 kg benih jagung tanpa ada cap, uang tunai Rp 665.000, tiga handphone sampai dua bendel nota penjualan.

Sesaat ke-3 aktor disangkakan melanggar masalah 110 Jo Masalah 36 UU No 7 tahun 2014 mengenai perdagangan, masalah 60 ayat 1 huruf c serta i Jo Masalah 13 masalah 16 UU Nomer 13 tahun 1992 mengenai skema budidaya tanaman serta Masalah 62 ayat 1 Jo Masalah 8 ayat a1 huruf i UU Nomer 8 tahun 1999 mengenai perlindungan customer.