Home / Uncategorized / Polisi Bongkar Satu Pabrik Farmasi Ilegal Di Tangerang

Polisi Bongkar Satu Pabrik Farmasi Ilegal Di Tangerang

Polisi Bongkar Satu Pabrik Farmasi Ilegal Di Tangerang – Polres Tangerang Selatan membeberkan pabrik pembuatan sediaan farmasi ilegal yang sering diedarkan di lokasi Tangerang Raya. Dari tempat tinggal produksi itu, polisi mengamankan 6 pekerja serta 80 Kg tanda untuk bukti pil obat-obatan ilegal dari pabrik yang beralamat di Jalan Palem Manis I, Blok E3 No 1, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widianto memaparkan, pengungkapan pabrik itu atas pengembangan yang dijalankan Polsek Serpong dapat terdapatnya peredaran obat ilegal di lokasi itu.

” Dari pengungkapan itu kami sukses kembangkan serta membeberkan pabriknya, ” terang Kapolres Tangsel, AKBP Fadli, Kamis (28/9) .

Waktu penggerebekan berjalan, terpantau kerjaan pabrik masih tetap berjalan. 6 Orang pekerja di area itu nampak kaget waktu Polisi mendatangi tempat tinggal produksi obat ilegal itu.

Mengenai ke enam tersangka yang diamankan RA, (20) , IP (23) , TDS (24) , HLR (27) , SS (24) , serta J (29) , mereka diamankan sewaktu bekerja mengolah beraneka bahan buat jadikan obat-obatan yang sering dikonsumsi penduduk buat mabuk irit. Polisi juga memburu yang memiliki dari usaha itu.

Dari pabrik itu, polisi mengambil alih beberapa tanda untuk bukti, salah satunya berwujud 80 kilo-gram butir Hexymer serta tramadol.

” Hexymer serta tramadol Ini obat pemberantas rasa nyeri, jadi segala tiada perizinannya serta mereka bikin dengan ilegal. Keseluruhan 80 kilo-gram obat, kami masih tetap dapat mengkalkulasi berapakah butirannya. Jadi sekitar 80 kilo berbentuk pil, ” Terang Fadli.

Berdasarkan keterangan sesaat yang didapat, pabrik itu beroperasional sejak mulai 3 bln. waktu terakhir ini. ” Dipasarkan di lokasi Tangerang serta lebih dari satu toko kecil tapi tdk masuk apotek, ” jelas dia.

Banyak tersangka disangkakan Pasal 197 UU nomer 36 th. 2009 terkait kesehatan dengan ancaman 15 th. penjara.

About admin