Home / Uncategorized / Puluhan Unit Kendaraan Moge Di Serahkan Ke Bea Cukai Bandung

Puluhan Unit Kendaraan Moge Di Serahkan Ke Bea Cukai Bandung

Puluhan Unit Kendaraan Moge Di Serahkan Ke Bea Cukai Bandung  – Jumlah 25 unit motor besar dengan sebutan lain motor gede (moge) serta lima mobil modern yang diambil alih Ditreskrimum Polda Jawa barat perihal surat isyarat nomer kendaraan (STNK) serta pelat nomer palsu nyatanya hasil penyelundupan.

“Setelah kami cek di Korlantas Mabes Polri, segala kendaraan modern, mobil serta motor yang kami sita tempo hari, tdk tercatat. Seandainya tdk tercatat, punya arti mobil serta motor modern itu, masuk batangan dengan sebutan lain selundupan. Seluruhnya, ” Direktur Reskrimum Polda Jawa barat Kombes Pol Umar Surya Fana, Kamis (21/9/2017).

Buat sistem seterusnya, papar Umar, Ditreskrimum menyerahkan data-data motor serta mobil modern itu ke Kanwil Bea Cukai Jawa barat. Akhirnya nyatanya, segala kendaraan modern itu lantas tidak sempat masuk dalam data base Bea Cukai.

“Artinya, kendaraan-kendaraan itu hasil penyelundupan murni. Jadi parameter kita yaitu Undang-undang Pabean. Persoalan ini domain Bea Cukai serta penyidikannya dijalankan oleh Penyidik PNS Bea Cukai, ” papar Umar.

Faedah penyelidikan serta penyidikan seterusnya masalah penyelundupan, papar Direskrimum, sepeda motor besar dengan kemampuan mesin 500-1. 500 CC serta mobil modern itu dapat diserahkan segala ke Bea Cukai. Selagi awal pengungkapan masalah, Ditreskrimum Polda Jawa barat mengambil alih 23 unit moge serta tiga unit mobil modern.

Diawalnya, pada Rabu (20/9/2017), tim Ditreskrimum kembali mengamankan motor besar Ninja 1000 di Buahbatu, Kota Bandung. Dan pada Senin (18/9/2017), tim mengamankan satu unit Lamborgini serta satu unit Ferarry di Batam, dan moge di Bali. Jadi keseluruhan moge yang diambil alih 25 unit serta mobil modern lima unit.

“Semua dapat diserahkan ke Bea Cukai Bandung pada Senin (25/9/2017) atau paling lambat Selasa (26/9/2017), ” papar Direskrimum.

Apabila Bea Cukai udah melaksanakan penyelidikan, kata Umar, kelak dapat di ketahui, kendaraan-kendaraan modern selundupan itu datang dari negara serta masuk dari pelabuhan mana. “Modus operandinya udah kebaca. Saat ini kami sekali lagi menguber tempat orang (penyelundup) ada pada mana, ” kata Umar.

Disamping itu, Kapolda Jawa barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengemukakan, ada dua gagasan yang dapat ditempuh perihal mobil serta motor besar modern bodong yang udah diamankan itu. Pertama, barang sitaan hasil selundupan itu dapat direekspor serta pilihan ke-2, dilelang.

Tapi, papar Agung, hingga saat ini percakapan itu belumlah ada ketentuan final. Apabila direekspor, sistem serta pengerjaannya dapat dijalankan oleh Bea Cukai dikarenakan kewenangannya. Demikian juga dengan lelang. Hasil reekspor serta lelang dapat masuk ke kas negara.

Seperti dibicarakan, Tim Subdit I Direktorat Reserkrim Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa barat membongkar sindikat pemalsu surat isyarat nomer kendaraan (STNK) palsu teristimewa sepeda motor serta mobil modern. Tiga tersangka anggota sindikat, Urip Hamzah Said, Edvan Keinginan, serta Satrio Jatmiko, sukses

About admin