Home / Indonesia / Sekjen FUI Ditemui Ketua KPU DKI Jakarta

Sekjen FUI Ditemui Ketua KPU DKI Jakarta

Sekjen FUI Ditemui Ketua KPU DKI Jakarta – Seseorang netizen, Ulin Yusron lewat akun Twitter-nya, @ulinyusron, mengunggah photo pertemuan Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno dengan Lembaga Umat Islam (FUI) pada Selasa (28/3/2017) di Kantor KPU DKI Jakarta.

Satu diantara yang ada pada photo itu, yakni Sekretaris Jenderal FUI Muhammad Al-Khaththath. Ulin mempertanyakan pertemuan yang dikerjakan pada hari libur nasional tanpa ada di hadiri Komisioner KPU DKI Jakarta yang lain itu.

Dia juga menulis pertemuan itu terkait dengan tim pemenangan pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor penentuan tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

” Waktu pertemuan berjalan, Sumarno tak didampingi anggota KPUD yang lain. Ngapain cobalah Ketua KPUD ketemu FUI? ” catat Ulin lewat akun Twitternya, Selasa (4/4/2017), jam 13. 55 WIB.

Waktu di konfirmasi, Sumarno mengaku ada pertemuan itu. Dia menyampaikan, FUI awalnya memohon bertandang ke Kantor KPU DKI Jakarta pada Senin (27/3/2017).

Tetapi, semuanya Komisioner KPU DKI Jakarta mempunyai banyak aktivitas. Pada akhirnya pertemuan dilangsungkan esok harinya.

Pada Selasa itu, Sumarno menyebutkan komisioner yang lain tahu FUI bakal bertandang. Tetapi, mereka mempunyai aktivitas lain berkaitan penyelenggaraan putaran ke-2 Pilkada DKI Jakarta 2017.

Oleh karenanya, cuma Sumarno yang dapat menjumpai FUI waktu bertandang ke KPU DKI Jakarta waktu itu.

Sumarno menyampaikan, KPU DKI Jakarta senantiasa terbuka untuk terima input serta masukan dari semuanya grup orang-orang.

” Pintu KPU terbuka untuk siapa juga, baik instansi, pokoknya bebrapa grup orang-orang, pihak kepolisian, pak kapolda, pangdam, gubernur, ormas, mahasiswa, pelajar, tim paslon. Siapa juga, kami terima selama mereka cuma mengemukakan beberapa hal masukan mereka, ” tutur Sumarno di Kantor KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa malam.

Dalam pertemuan waktu itu, Sumarno menyebutkan FUI cuma bertanya beberapa hal yang terkait dengan pemilih pada proses putaran ke-2 Pilkada DKI, umpamanya pemilih yang belum tercatat, pemakaian kartu keluarga (KK) untuk pemilih penambahan, serta yang lain.

Sumarno menyanggah bila pertemuan itu ada hubungannya dengan pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta mana juga.

Sumarno menerangkan, Al-Khaththath berbarengan beragam elemen orang-orang sempat juga menghadiri pengenalan yang dikerjakan KPU DKI Jakarta pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta 2017.

” Kelompok-kelompok orang-orang kan saat itu banyak pula yang ajukan proposal untuk permintaan pengenalan. Pada akhirnya lalu diundang oleh KPU, ” kata Sumarno.

Terkecuali FUI, Sumarno menyebutkan KPU DKI Jakarta sempat juga terima audiensi dari beragam grup orang-orang. Demonstran yang berdemo di depan Kantor KPU DKI Jakarta akan di terima oleh KPU DKI Jakarta untuk mengemukakan masukan mereka.

Pada putaran pertama sebelumnya saat pendaftaran calon gubernur serta calon wakil gubernur, KPU DKI Jakarta juga kerapkali terima kehadiran relawan calon gubernur DKI Jakarta nomor penentuan dua Basuki Tjahaja Purnama, yaitu Rekan Ahok.

” Rekan Ahok yang saat ingin nyalon berdiri sendiri itu, selalu dari universitas, mereka bertandang ke KPU. Rekan Ahok juga, langkahnya pembuktian (KTP untuk calon berdiri sendiri, ” kata Sumarno.

Dia menyatakan, waktu KPU DKI Jakarta terima kunjungan/audiensi dari relawan atau elemen orang-orang yang mensupport satu diantara pasangan calon, bukanlah bermakna KPU DKI Jakarta mensupport calon yang berkaitan.

KPU DKI Jakarta tetaplah netral serta berdiri sendiri dalam menggerakkan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu.

Berkaitan pertemuan yang dikerjakan pada hari libur nasional, Sumarno menyebutkan KPU DKI Jakarta tak mempunyai hari libur sepanjang Pilkada berjalan.

” Kan ada pula pengumuman, Sabtu, Minggu, serta libur nasional kalau memanglah KPU mewajibkan semuanya staf, komisioner, untuk masuk pada hari libur sekali juga sepanjang penyelenggaraan pilkada, ” tutur Sumarno.

Pantauan Kompas. com, pengumuman berbentuk surat edaran itu memanglah telah lama dipasang di dekat lift di Kantor KPU DKI Jakarta.

Edaran itu memberitahukan kalau anggota, petinggi struktural, staf PNS, serta staf non-PNS di lingkungan KPU DKI Jakarta harus tetaplah masuk kerja pada Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional. Edaran itu di tandatangani Sumarno per 3 Januari 2017.

About admin