Home / Uncategorized / Tkw Ini Di Vonis 11 Tahun Penjara

Tkw Ini Di Vonis 11 Tahun Penjara

Tkw Ini Di Vonis 11 Tahun Penjara – Majelis hakim yang diketuai Isjuaedi menjatuhkan pidana penjara sepanjang 11 th. pada Nisa Rosmawati. Atas vonis ini seseorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Negeri Jiran ini, segera menangis. Oleh hakim, terdakwa dikira dapat dibuktikan sebagai penghubung narkotika type sabu nyaris sekilo ini.

” Menjatuhkan hukuman 11 th. penjara, denda 1 milyar, subsider 3 bln. kurungan, ” tutur Hakim Isjuaedi dalam persidangan.

Mendengar vonis itu, terdakwa menyebutkan untuk menerimanya. Sesudah berunding dengan Kuasa Hukumnnya, Fariji SH. ” Saya terima, pak hakim, ” sembari menitihkan air mata.

Sesaat menyikapi putusan itu, Fariji sebagai kuasa hukum terdakwa Nisa. Mengakui lega serta senang, dengan putusan hakim. ” Saya lega dengan putusan hakim, saya juga tidak mengira tuntutan jaksa yang 15 th., diputus hakim 11 th. penjara. Seenggak-enggaknya dengan adanya ini, saya dapat menolong terdakwa, dari hukuman berat, ” tutur Fariji SH, waktu didapati selesai sidang.

Untuk di ketahui, vonis hakim lebih enteng dari tuntutan JPU Nurlaila dari Kejati Jawa timur. Yang terlebih dulu membimbingt 15 th. penjara.

Dalam dakwaan JPU Nurlaila dijelaskan, perbuatan terdakwa dikerjakan pada Minggu lepas 6 Nopember 2016 sekitaran jam 18. 00 WIB di Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya Jl. Ir. Juanda Sedati Sidoarjo.

Terdakwa di tangkap petugas Bea serta Cukai Bandara Juanda dengan tanda bukti berbentuk Narkotika type sabu sejumlah 12 bungkus plastik diisi sabu berat kotor keseluruhan 930 gr.

Penangkapan terdakwa bermula dari datangnya Abdur yang datang ke kos terdakwa di jalan Ipoh Batu Lima Kuala Lumpur Malaysia, lalu keduanya pergi menuju Bandara Kuala Lumpur. Ketika dalam perjalanan menuju Bandara Kuala Lumpur Abdur menyerahkan satu buku Surat Perjalanan laksana paspor warna hijau atas nama terdakwa Nisa Rosmawati serta tiket pesawat Air Asia penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Bandara Juanda Surabaya.

Sekitaran jam 14. 00 saat Malaysia, terdakwa serta Badur tiba di Bandara Kuala Lumpur lalu Abdur mengangkat ketiga koper kepunyaannya dengan memakai troli menuju tempat bagasi lalu ditimbang sesudah di kenali beratnya lalu oleh petugas bagasi lalu ditimbang, sesudah di ketahui beratnya lalu oleh petugas bagasi di berikanlah satu lembar boarding pass serta tiga lembar stiker hasil penimbangan koper padanya.

Terdakwa tiba di Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya sekitaran jam 18. 00 Wib. Ketika terdakwa bakal membawa ketiga koper itu dengan memakai troly, terdakwa di tanya oleh petugas Bea Serta Cukai Juanda mengenai kepemilikan tiga buah koper itu yaitu punya terdakwa serta terdakwa perlihatkan paspor dan selembar boarding pass serta tiga sticker sinyal hasil penimbangan koper itu.

Sesudah mengecek paspor serta boarding pass punya terdakwa, lalu petugas membawa terdakwa kedalam kantor serta petugas memohon ijin untuk lakukan kontrol pada beberapa barang punya terdakwa, sesudah di check petugas temukan narkotika type sabu didalam rongga pipa aluminium yang berperan sebagai alat untuk menarik serta mendorong koper yang memakai roda kecil. Petugas temukan sabu itu pada ketiga pipa aluminium koper yang terdakwa bawa, jumlah semuanya 12 (dua belas) kantong plastik serta sesudah ditimbang berat kotor sabu itu semuanya 930 gr.

JPU Nurlaila dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menjerat pasal berlapis pada terdakwa yaitu pasal 113 ayat (2) serta pasal 112 ayat (2) UU No 35 th. 2009. uci/kun

About admin